Travel

Bandara Ngurah Rai dan Incheon Adakan Kolaborasi untuk Pulihkan Penerbangan

PT Angkasa Pura I dan IIAC mengumumkan kolaborasi antara bandara Ngurah Rai di Bali dan juga Incheon di Korea Selatan guna memulihkan kepercayaan masyarakat untuk bepergian via udara.

Minggu, 20 September 2020 - 02:25 WIB | AF

Foto : Unsplash

Operator bandara milik negara PT Angkasa Pura I (API) telah mengumumkan kolaborasinya dengan Incheon International Airport Corporation (IIAC) Korea Selatan terkait implementasi safe corridor inisiatif (SCI) di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.

Presiden Direktur AP I Faik Fahmi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kerja sama yang ditandatangani pada 10 September bertujuan untuk  meningkatkan kepercayaan di antara masyarakat untuk melakukan perjalanan melalui udara serta meningkatkan pariwisata dan ekonomi negara. 

Incheon adalah bandara pertama di dunia yang menerima Akreditasi Kesehatan Bandara dari Dewan Bandara Internasional.

SCI merupakan aliansi pengelola bandara yang diprakarsai oleh IIAC yang bertujuan untuk menjaga keandalan operasional anggotanya melalui penerapan beberapa kriteria kesehatan dan keamanan, serta membantu pemulihan industri penerbangan dengan membangun persepsi positif di kalangan pengguna jasa bandara.

Presiden dan CEO IIAC Bon-Hwan Koo mengatakan, Ngurah Rai terpilih sebagai bandara pertama yang menerapkan program SCI karena merupakan salah satu bandara terbesar di Indonesia dan bandara yang paling banyak dikunjungi wisatawan Korea.

Sebagai bagian dari kerjasama, IIAC akan menilai bandara Ngurah Rai pada manajemen inventaris, sumber daya manusia yang terlatih, komunikasi kesehatan, pencegahan epidemi serta protokol dan prosedur seperti kompetensi terkait keberangkatan dan kedatangan. Jika semua berjalan lancar, IIAC akan mengeluarkan sertifikat SCI dan persetujuan bandara untuk menjadi anggota SCI.

Akibat pandemi tersebut, bandara Ngurah Rai hanya melayani 8.829 penumpang pada Mei, meningkat menjadi 19.816 pada Juni. Setelah pelonggaran pembatasan perjalanan udara, jumlah itu meningkat menjadi 77.472 pada Juli dan 172.721 pada Agustus.

"Kami yakin protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yang telah diterapkan di semua bandara kami, termasuk Ngurah Rai, akan memenuhi kriteria yang disyaratkan oleh pedoman SCI. Sertifikasi SCI kemudian akan melengkapi cap Perjalanan Aman dari Dewan Perjalanan & Pariwisata Dunia yang sudah kami terima," kata Faik. "Semua upaya ini bertujuan untuk meyakinkan publik bahwa bandara AP I telah menerapkan protokol kesehatan berstandar global dan mendorong [pelanggan kami] untuk tidak lagi khawatir melakukan perjalanan udara."


Back to top